Ekonomi Kesehatan Olahraga Politik

Fenomena Nepo Baby: Karier Melonjak karena Koneksi

Fenomena Nepo Baby: Karier Melonjak karena Koneksi

A Fast Buy Fenomena Nepo Baby: Karier Melonjak karena Koneksi Istilah nepo baby tengah ramai dibicarakan, terutama di kalangan generasi Z. Ungkapan ini merujuk pada seseorang yang sukses karena pengaruh keluarganya.

Istilah nepo berasal dari kata nepotisme, sedangkan baby berarti anak. Jadi, nepo baby menggambarkan anak yang mendapat kemudahan berkat koneksi keluarga, bukan semata kemampuan pribadi.

Fenomena ini pertama kali mencuat setelah New York Magazine pada 2022 menyoroti industri hiburan Hollywood. Majalah itu menampilkan infografis berbentuk pohon keluarga yang menunjukkan hubungan para aktor, produser, hingga sutradara terkenal.

Dari situ, publik menyadari bahwa banyak figur sukses di Hollywood memiliki garis keturunan dari orang terkenal. Mereka dianggap lebih mudah menembus persaingan karena membawa nama besar keluarga.

Istilah ini kembali viral baru-baru ini, tetapi bukan di dunia hiburan. Kali ini, publik Nepal menggunakan istilah Nepo Baby dan Nepo Kids untuk menyindir anak-anak pejabat.

Menurut laporan Time, demonstrasi besar-besaran pecah setelah beredar video kehidupan mewah anak politisi Nepal. Gaya hidup glamor tersebut dianggap kontras dengan kondisi ekonomi rakyat yang sulit.

Warga Nepal ramai menyebarkan konten di TikTok dan media sosial lain. Anak pejabat dituding menggunakan uang rakyat untuk liburan ke luar negeri hingga membiayai kemewahan pribadi.

Fenomena nepo baby menunjukkan bahwa nepotisme tidak hanya menjadi isu di Hollywood, tetapi juga di ranah politik dan sosial. Generasi muda kini semakin kritis terhadap kesenjangan yang disebabkan oleh privilese keluarga.

JAKARTA – Belakangan istilah nepo baby kembali mencuat dan memancing diskusi publik, khususnya di kalangan anak muda. Istilah ini digunakan untuk menyebut seseorang yang berhasil karena dukungan kuat dari keluarganya.

Secara sederhana, nepo merupakan singkatan dari nepotisme, sedangkan baby merujuk pada keturunan. Jadi, maknanya adalah anak dari tokoh terkenal atau berkuasa yang menikmati keuntungan tertentu.

Popularitas istilah ini dimulai ketika New York Magazine pada 2022 mengulas hubungan keluarga di industri film Amerika. Dalam liputan itu, mereka menampilkan ilustrasi silsilah yang memperlihatkan bagaimana aktor, aktris, serta sutradara terkenal saling terhubung secara keluarga.

Fakta ini menimbulkan anggapan bahwa sebagian besar tokoh hiburan ternama tidak murni berjuang dari bawah. Mereka dinilai terbantu oleh status orang tua yang sudah lebih dulu berpengaruh.

Istilah ini kemudian melebar ke ranah sosial-politik di Nepal. Istilah Nepo Baby dan Nepo Kids digunakan masyarakat untuk menyindir putra-putri pejabat negara.

Mengutip laporan Time, unjuk rasa besar terjadi setelah beredar video di media sosial yang menampilkan gaya hidup mewah anak para politikus. Kehidupan penuh fasilitas tersebut dinilai sangat timpang dengan kenyataan ekonomi warga kebanyakan.

Warganet pun ramai mengunggah foto dan video tentang anak mantan perdana menteri maupun pejabat lain. Mereka dituduh menggunakan sumber daya publik untuk mendanai perjalanan ke luar negeri hingga kebutuhan pribadi.

Fenomena nepo baby menggambarkan bagaimana hak istimewa keluarga bisa menciptakan jurang ketidakadilan. Generasi baru semakin peka terhadap isu privilese ini dan menuntut kesetaraan peluang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *