International Politik

Anwar vs Mahathir Panas Soal Undangan Trump ke ASEAN

Anwar vs Mahathir Panas Soal Undangan Trump ke ASEAN

A Fast Buy Anwar vs Mahathir Panas Soal Undangan Trump ke ASEAN Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim membela keputusannya mengundang Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke KTT ASEAN Oktober mendatang. Langkah ini menuai kritik dari mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad yang menilai undangan tersebut bertentangan dengan sikap Malaysia terhadap Palestina.

Mahathir menegaskan bahwa Amerika Serikat masih memberi dukungan penuh kepada Israel, baik berupa dana, senjata, maupun bantuan militer. Dalam video di media sosial, ia menyebut Trump sebagai figur yang terang-terangan mendukung Israel. Karena itu, Mahathir meminta pemerintah mencabut undangan kepada Trump.

Kritik ini muncul di tengah konflik berkepanjangan di Gaza. Hampir dua tahun setelah serangan Hamas pada Oktober 2023, Israel terus melancarkan serangan balasan. Serangan tersebut menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan memicu krisis kemanusiaan global. Beberapa negara, termasuk Prancis, Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal, kini telah mengakui negara Palestina sebagai bentuk tekanan terhadap Israel.

Menanggapi kritik Mahathir, Anwar menegaskan bahwa Malaysia tetap konsisten mendukung Palestina. Ia menyebut forum ASEAN dapat dimanfaatkan untuk menyuarakan solidaritas. “Malaysia selalu membela Palestina. Namun, diplomasi tetap penting. Kita harus bijak dalam menjalin persahabatan,” kata Anwar di Sabah, dikutip Bernama.

Anwar juga menekankan bahwa hubungan ekonomi Malaysia dengan Amerika Serikat tidak bisa diabaikan. Ekspor semikonduktor bernilai miliaran ringgit menyerap puluhan ribu pekerja. Menurutnya, memutus hubungan secara drastis justru akan merugikan rakyat. Ia menambahkan, kemampuan Malaysia menjalin hubungan baik dengan Washington maupun Beijing menunjukkan posisi strategis negara itu di dunia.

KTT ASEAN dijadwalkan berlangsung pada 26–28 Oktober di Kuala Lumpur. Pertemuan ini diperkirakan menjadi salah satu terbesar ASEAN dengan kehadiran sejumlah pemimpin dunia. Meski begitu, Presiden Tiongkok Xi Jinping disebut kemungkinan besar tidak akan hadir.

Pertemuan ini akan menjadi ujian diplomasi bagi Malaysia. Pemerintah diharapkan mampu menjaga kepentingan nasional, sekaligus tetap konsisten dalam membela Palestina.

Writing


Anwar vs Mahathir Panas Soal Undangan Trump ke ASEAN Anwar Ibrahim dan Mahathir Bersitegang Soal Kehadiran Trump di KTT ASEAN

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim membela keputusan mengundang Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke KTT ASEAN Oktober mendatang. Langkah ini memicu kritik keras dari mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Mahathir menilai undangan tersebut tidak tepat karena sikap Washington yang mendukung Israel dalam konflik Palestina. Dalam video yang diunggah pada Sabtu (27/9/2025), Mahathir menuduh Amerika terus memasok senjata dan dana bagi Israel. Ia menekankan bahwa Trump secara terbuka mendukung agresi Israel, sehingga Anwar seharusnya mencabut undangan itu.

Konflik Gaza masih berlangsung hampir dua tahun setelah serangan Hamas 7 Oktober 2023. Serangan itu menewaskan 1.200 orang dan lebih dari 200 disandera. Balasan Israel menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan menciptakan krisis kemanusiaan. Tekanan internasional meningkat, dengan beberapa negara Eropa dan Australia mengakui negara Palestina.

Anwar menanggapi kritik dengan menegaskan bahwa Malaysia selalu konsisten membela Palestina. Namun, ia menekankan pentingnya diplomasi. “Malaysia bebas bersuara sebagai bangsa merdeka, tapi harus bijak menjalin persahabatan,” kata Anwar di Sabah, dikutip Bernama. Ia menyebut forum ASEAN sebagai ruang penting untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan melalui jalur diplomatik.

Selain isu politik, Anwar juga menyoroti aspek ekonomi. Menurutnya, hubungan dagang Malaysia-AS sangat penting, terutama ekspor semikonduktor bernilai miliaran ringgit. Ia menegaskan bahwa keputusan drastis akan merugikan rakyat. Anwar menambahkan, kemampuan Malaysia menjalin hubungan baik dengan Washington dan Beijing menunjukkan posisi strategis negara itu.

KTT ASEAN dijadwalkan berlangsung pada 26–28 Oktober di Kuala Lumpur. Anwar menyebut setidaknya empat pemimpin dunia akan hadir. Meski begitu, Presiden Tiongkok Xi Jinping belum mengonfirmasi kehadirannya. Pertemuan ini dipandang sebagai salah satu ajang diplomasi terbesar ASEAN tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *