afastbuy, Jakarta – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Abdullah Azwar Anas menegaskan komitmen partainya untuk terus memperbaiki sistem pengelolaan informasi publik serta meningkatkan akuntabilitas kepada masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan setelah PDIP kembali menerima penghargaan dari Komisi Informasi Publik (KIP) sebagai salah satu partai politik yang dinilai informatif.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya berkelanjutan PDIP dalam membuka akses informasi kepada publik. Selain itu, capaian tersebut juga mencerminkan keseriusan partai dalam membangun tata kelola organisasi yang transparan dan profesional.
PDIP Terima Penghargaan KIP sebagai Partai Informatif
Dalam ajang penganugerahan Komisi Informasi Publik 2025, PDIP kembali masuk dalam jajaran partai politik dengan tingkat keterbukaan informasi yang baik. Oleh karena itu, Azwar Anas menilai penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan dorongan untuk terus melakukan pembenahan.
“Kami bertekad untuk terus memperbaiki diri. Penghargaan ini akan menjadi pemicu sekaligus motivasi bagi PDIP untuk berbuat lebih baik lagi,” ujar Azwar Anas usai menerima piagam, Senin (15/12/2025).
Lebih lanjut, mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tersebut menegaskan bahwa PDIP secara konsisten masuk peringkat terbaik dalam setiap anugerah KIP. Dengan demikian, ia menyebut pencapaian ini sebagai bukti nyata komitmen partai terhadap transparansi dan pengelolaan informasi publik yang bertanggung jawab.
Transparansi sebagai Komitmen Jangka Panjang
Menurut Azwar Anas, keterbukaan informasi bukanlah program sesaat, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang PDIP. Partai, kata dia, terus melakukan evaluasi dan perbaikan sistem internal agar sejalan dengan tuntutan publik yang semakin tinggi terhadap akuntabilitas lembaga politik.
“Dalam tiap anugerah KIP, PDIP selalu masuk peringkat terbaik. Ini menunjukkan bahwa partai selalu berbenah menuju arah yang lebih baik dan semakin terbuka,” ungkap mantan Bupati Banyuwangi dua periode tersebut.
Selain itu, Azwar Anas juga menyoroti peran Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam menerjemahkan arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri terkait pengelolaan partai yang modern namun tetap membumi.
Arahan Megawati: Partai Harus Terbuka dan Kerakyatan
Azwar Anas menjelaskan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri secara konsisten mengingatkan jajaran partai agar dikelola secara profesional, modern, dan terbuka, tanpa meninggalkan kultur kerakyatan.
“Ketua Umum PDIP, Ibu Megawati Soekarnoputri, selalu memberi arahan agar partai dikelola dengan baik, terbuka, dan memiliki kader serta pengurus yang aktif menyerap aspirasi publik,” ujarnya.
Oleh sebab itu, PDIP berupaya memastikan bahwa masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi mengenai kebijakan, aktivitas, hingga arah perjuangan partai. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik di tengah dinamika demokrasi yang terus berkembang.
Sertifikasi ISO sebagai Bukti Tata Kelola Modern
Sebagai bagian dari upaya memperkuat manajemen organisasi, Azwar Anas mencontohkan bahwa PDIP telah memperoleh berbagai sertifikasi manajemen bertaraf internasional. Di antaranya adalah Sertifikat ISO 55001:2014 dan ISO 9001:2015.
Sertifikasi tersebut menjadi indikator bahwa sistem pengelolaan aset dan mutu kerja organisasi PDIP telah memenuhi standar internasional. Dengan demikian, PDIP menegaskan posisinya sebagai partai politik yang tidak hanya aktif secara ideologis, tetapi juga profesional dalam tata kelola.
Hasto Kristiyanto: Bukti Mutu Kerja Organisasi
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyambut baik penghargaan dari KIP tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan pengakuan berulang atas komitmen PDIP sebagai badan publik yang transparan, bersih, dan akuntabel.
“Penghargaan ini semakin menegaskan posisi PDI Perjuangan sebagai partai dengan mutu kerja organisasi yang baik untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,” kata Hasto.
Ia menambahkan bahwa PDIP baru saja merayakan sembilan tahun penerapan sistem layanan berbasis standar mutu internasional ISO. Penerapan ini menandai konsistensi partai dalam membangun tata kelola yang modern dan bertanggung jawab.
Integrasi Manajemen Mutu dan Pendekatan Ekologis
Lebih jauh, Hasto menjelaskan bahwa PDIP juga mengintegrasikan manajemen mutu dengan pendekatan ekologis dalam berbagai fungsi partai. Pendekatan tersebut diterapkan melalui fungsi legislasi, pengawasan, serta pendidikan politik bagi kader dan masyarakat.
Selain itu, PDIP juga telah menerima Sertifikat ISO 55001 Surveillance II sebagai bukti keberlanjutan sistem manajemen mutu dan aset. Sertifikat ini menegaskan bahwa perbaikan tata kelola dilakukan secara berkelanjutan, bukan bersifat temporer.
Menjaga Kepercayaan Publik melalui Keterbukaan
Di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap transparansi partai politik, PDIP memandang keterbukaan informasi sebagai fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik. Oleh karena itu, penghargaan KIP ini dijadikan momentum untuk memperkuat komitmen terhadap tata kelola yang baik.
Dengan terus meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik, PDIP berharap dapat berkontribusi positif bagi demokrasi Indonesia. Partai menegaskan akan terus membuka ruang dialog, menyerap aspirasi rakyat, serta menjaga akuntabilitas sebagai bagian dari tanggung jawab politik kepada masyarakat.
baca juga di sini : Sipet Hermanto: Partisipasi Politik Hak Konstitusional yang Harus Dijaga Bersama