afastbuy, Jakarta – Ketua Umum DPP Muhamad Mardiono menyampaikan optimisme bahwa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mampu mengembalikan perolehan kursi di parlemen seperti yang diraih pada Pemilu 2014. Pernyataan ini disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional Fraksi PPP yang digelar di Discovery Kartika Plaza Hotel, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Mardiono, Bimtek menjadi forum strategis yang tidak hanya menyelaraskan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga menyatukan arah perjuangan partai. “Bimtek ini untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah agar efisien dan sejalan dengan arah serta tujuan kebijakan,” ujar Mardiono, menekankan pentingnya konsistensi dan sinkronisasi dalam menjalankan program partai.
baca juga: Instruksi Megawati, PDIP Bantu Relawan Kesehatan Sumatra
Konsolidasi dan Penyatuan Persepsi Kader
Mardiono menekankan bahwa Bimtek bukan sekadar agenda rutin, melainkan sarana penting untuk memperkuat soliditas internal. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk menyatukan persepsi seluruh kader partai, mulai dari pusat hingga daerah, sehingga tugas kepartaian dapat dijalankan secara efektif.
“Di bidang politik, kita menyatukan persepsi arah perjuangan partai. Tugas kepartaian harus membawa aspirasi rakyat,” tambahnya. Dengan kata lain, Bimtek berfungsi untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil partai selaras dengan aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat basis politik di daerah.
Selain itu, penyamaan persepsi juga bertujuan mencegah terjadinya ketidaksinkronan kebijakan antara tingkat pusat dan daerah. Oleh sebab itu, Bimtek digelar tiga kali setahun sebagai upaya berkelanjutan dalam konsolidasi internal partai.
Persiapan Strategis Menuju Pemilu 2029
Lebih lanjut, Mardiono menegaskan bahwa Bimtek Nasional Fraksi PPP juga merupakan bagian dari strategi persiapan menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengembalikan posisi PPP di parlemen dan meningkatkan kepercayaan publik.
“Bimtek ini untuk menyatukan arah perjuangan menuju Pemilu 2029. Tiga hal itu menjadi agenda penting Bimtek,” tegasnya. Konsolidasi ini juga dilengkapi dengan evaluasi program yang telah dijalankan serta perumusan strategi baru untuk menghadapi tantangan politik mendatang.
Sebelumnya, PPP telah menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) pada 11–12 Februari 2026 di Makassar. Kegiatan ini menjadi rangkaian konsolidasi menyeluruh yang melibatkan seluruh jajaran partai, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Target Spesifik: 39 Kursi DPR RI
Secara khusus, PPP menargetkan kembali meraih 39 kursi di DPR RI, jumlah yang sama seperti Pemilu 2014. Target ini dianggap berat, namun Mardiono yakin dengan kerja maksimal seluruh kader, pencapaian tersebut dapat diwujudkan.
“Kita ingin kembali seperti Pemilu 2014, yaitu 39 kursi. Berat memang, tetapi akan kita lakukan semaksimal mungkin. Bimtek ini menjadi miqot kita untuk berangkat kembali,” ucapnya. Optimisme ini muncul setelah evaluasi internal yang menunjukkan kesiapan kader di seluruh wilayah serta semangat kolektif untuk memperjuangkan aspirasi rakyat.
Keberhasilan target ini juga dipandang sebagai tolok ukur efektivitas Bimtek dan konsolidasi internal partai. Dengan soliditas yang terjaga, PPP berharap mampu menghadapi persaingan politik dengan lebih baik, sekaligus memperkuat peran partai dalam pembangunan nasional.
Partisipasi Seluruh Fraksi Daerah
Bimtek Nasional Fraksi PPP diikuti oleh anggota Fraksi PPP tingkat DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia. Kehadiran legislator dari daerah ini menjadi sangat penting karena mereka merupakan ujung tombak implementasi kebijakan partai di lapangan.
Dengan keterlibatan seluruh tingkatan fraksi, strategi yang dirumuskan dapat diterapkan secara serentak dan konsisten. Hal ini juga membantu meminimalkan perbedaan interpretasi kebijakan antarlevel pemerintahan maupun antarfraksi daerah.
Mardiono menekankan, konsolidasi ini tidak semata-mata untuk kepentingan elektoral, tetapi juga untuk memperkuat peran PPP dalam menyuarakan aspirasi rakyat secara nyata. Dengan demikian, partai tidak hanya fokus pada jumlah kursi, tetapi juga pada kualitas kontribusi politik bagi masyarakat.
Kesimpulan
Optimisme Mardiono mencerminkan tekad PPP untuk bangkit kembali dan meraih 39 kursi DPR RI pada Pemilu 2029. Melalui Bimtek dan rangkaian konsolidasi lainnya, partai berupaya menyatukan arah perjuangan, memperkuat soliditas kader, serta memastikan kebijakan yang diambil selaras dengan aspirasi rakyat.
Selain itu, penyelarasan kebijakan antara pusat dan daerah menjadi kunci agar kerja politik berjalan efektif dan efisien. Keberhasilan target tersebut sangat bergantung pada konsistensi kader, koordinasi yang baik, dan respons positif masyarakat terhadap program-program PPP. Dengan strategi yang matang dan partisipasi aktif kader, PPP berharap mampu kembali menjadi kekuatan politik yang signifikan di parlemen.
baca juga: Politik-Hukum Sepekan: Reshuffle hingga Permintaan Anak Riza Chalid